Wednesday, December 10, 2008

Blackberry Bold

Research in Motion (RIM) kembali mengeluarkan seri terbaru smartphone-nya yang diberi nama BlackBerry Bold atau BlackBerry 9000. Melanjutkan tradisi penamaan seri BlackBerry sebelumnya, BlackBerry Pearl maupun BlackBerry Curve, RIM tetap menginginkan sebuah nama yang consumer-friendly untuk product-nya. Itulah mengapa RIM tidak memberi nama BlackBerry-nya dengan seri-seri angka, agar mudah diingat dan memasyarakat dengan lebih cepat.

Seri BlackBerry Bold ini mempunyai desain yang tidak jauh berbeda dengan seri BlackBerry pendahulunya, masih tetap mempertahankan struktur QWERTY keyboard, dengan desain yang sedikit lebih ramping dan melengkung pada sudut-sudutnya. 

BlackBerry Bold ini sekaligus akan menjadi smartphone pertama RIM yang mendukung layanan 3G dengan standart HSPDA. Untuk keperluan browsing, BlackBerry Bold juga menyediakan 2 buah opsi tampilan web, yaitu ‘full desktop HTML style’ atau ’mobile version’. Selain itu, dari sisi hardware, BlackBerry Bold dijalankan oleh processor 312MHz dengan flash memory 128MB dan 1GB onboard memory.

Dari sisi imaging, BlackBerry Bold ini memakai 2 megapixel camera dengan kemampuan video recording dan kemampuan zoom hingga 5X. Media player yang tersedia pada BlackBerry Bold ini juga mendukung berbagai macam file audio dan video seperti MP3, WMA, AAC, DivX4, dan WMV3. Sebuah speaker dan 3,5mm headphone jack juga tersedia untuk melengkapi kemampuan bermusik smartphone ini.
sumber : http://www.beritanet.com/Hardware/Handphone/blackberry-bold-RIM.html

Smith Wigglesworth dan sang mentor Polly

Smith Wigglesworth adalah hamba Tuhan yang membangkitkan 14 orang mati. Orang lumpuh berjalan, buta melihat, tuli mendengar, sakit kanker sembuh, dan berbagai mukjizat menyertai pelayanannya. Setan-setan diusir dan banyak orang gila yang disembuhkan. Kotbah-kotbahnya penuh kuasa sehingga orang-orang dijamah oleh kuasa Roh Kudus. Ada orang yang kaki sebelahnya buntung, Smith mendoakan dia dan menyuruhnya membeli sepatu. Karena percaya, orang itu membeli sepatu dan mengenakan pada kakinya, sehingga kakinya tiba-tiba timbul menjadi normal.

Ia dijuluki, “Manusia satu buku,” karena bacaannya cuma Alkitab. Ia pergi dari negara ke negara dan benua ke benua untuk menginjil. Ia pernah membangkitkan isterinya dari kematian dengan berkata, “Mengapa engkau meninggalkan aku?” Setelah mereka berbicara selama 3 jam, ia mengijinkan isterinya mati lagi.  

Siapakah Smith? Smith tidak pernah mengenyam pendidikan sedikit pun. Pada usia 8 tahun, ia berlutut dan menerima Yesus saat doa malam bersama. Karena tidak sekolah, ia hanya menjadi pekerja ledeng selama beberapa tahun. Smith bertemu dengan seorang penginjil-pengkotbah wanita bernama Polly. Ia menikah dengan Polly pada saat usia 26 tahun. Lalu Polly mulai mengajarkan kepada Smith Wigglesworth untuk membaca. Setiap saat jika tidak berkotbah, maka Polly akan mengajarkan Smith bagaimana cara membaca yang benar. Hasilnya Smith bisa membaca, sehingga Alkitab menjadi bacaan wajibnya. Setelah membaca Alkitab, Smith berkata, “Tuhan ingin memakai orang biasa dan membawanya untuk memiliki iman yang luar biasa.” Polly melihat potensi yang tersembunyi dalam diri Smith dan mendorongnya untuk berkotbah.

Setiap saat bila ada kesempatan, Polly menyuruh Smith untuk berkotbah. Karena karunia “pemaksaan” itu, Smith berani berkotbah. Polly berhasil mementor Smith menjadi penginjil kesembuhan terbesar di abad 20. Itulah kekuatan mentoring.

sumber : www.abbalove.org

Saturday, December 6, 2008

Touchscreen

Apa Touchscreen Itu?
Touchscreen atau touch panels, atau touch monitor merupakan sebuah perangkat komputer yang biasanya digunakan untuk menampilkan informasi grafi kal dan visual yang merupakan output dari sebuah perangkat komputer. Namun, yang membedakannya dengan monitor atau layar televisi biasa adalah apa yang ditampilkan di dalamnya dapat secara langsung berinteraksi fisik dengan penggunanya. Maksudnya, Anda dapat langsung menyentuh layar penampil tersebut dengan tangan atau alat bantu untuk mengakses apa yang ditampilkan di dalamnya. 

Dengan kata lain, touchscreen merupakan sebuah monitor yang sensitif terhadap sentuhan dan tekanan (resistif), sehingga perangkat ini memiliki dua buah fungsi yaitu sebagai perangkat output karena menampilkan informasi dan input karena menerima informasi.

Di Mana Touchscreen Biasanya Digunakan?
Anda mungkin sudah sangat kenal dengan touchscreen karena aplikasinya sudah meluas kemana-mana. Mulai dari mesin ATM, mesin informasi di tempat-tempat umum, hingga ke telepon genggam, handycam, PDA, mesin cuci pintar, kulkas pintar, dan banyak lagi. Layar yang sangat sensitif bila disentuh ini memang bukan merupakan teknologi baru maka dari itu penggunaannya pun sudah sangat luas.

Namun di mana tempat yang sebenarnya cocok untuk menggunakan touchscreen ini ? Tentu saja yang paling cocok adalah di tempat-tempat umum yang banyak dilalui oleh orang-orang yang mencari informasi. Agar mereka dapat mencari informasi dengan mudah, perangkat touchscreen ini digunakan untuk memudahkannya. Mereka tinggal menyentuh sebuah layar monitor, maka informasi sudah didapatkan dengan cepat.

Layar sentuh ini juga banyak sekali digunakan dalam titik-titik penjualan (Point Of Sales) di mana para pembeli hanya perlu berinteraksi dengan komputer, tidak perlu dengan manusia seperti di toko buku, hotel, dan banyak lagi.

Untuk mereka yang mobilitasnya tinggi juga sangat memerlukan touchscreen pada perangkat ponsel atau PDA-nya. Ketika ada informasi penting yang harus cepat-cepat dicatat, maka Anda tidak perlu lagi menekantekan tuts ponsel Anda. Hanya tinggal membuat tulisan dengan stylus pada layer ponsel Anda, maka informasi dapat tersimpan dengan baik. Tentu sangat menghemat waktu bukan.

Di dalam lingkungan industri, touchscreen juga banyak digunakan ketika lingkungan tempat pekerja berinteraksi dengan mesin tidak memungkinkan untuk dipasangi keyboard
dan mouse.

Apa Saja Teknologi Touchscreen?
Teknologi touchscreen terus berkembang dari waktu ke waktu. Jika dulu teknologi ini dipatentkan oleh pihak-pihak tertentu, pada sekitar tahun 1980-an hak paten tersebut telah berakhir dan teknologi ini menjadi milik umum yang bebas dikembangkan. Maka dari itu, teknologi ini cukup banyak berkembang untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Saat ini touchscreen tidak hanya digunakan pada perangkat komputer saja. Mobil, motor, telepon genggam, PDA, konsol game, mesin-mesin berat, pesawat terbang, dan banyak lagi perangkat yang dilengkapi oleh touchscreen saat ini.

Berikut ini adalah beberapa teknologi touchscreen yang masing-masing memiliki fungsi dan kegunaannya tersendiri dalam aplikasinya:

Resistive Touchscreen
Touchscreen yang termasuk dalam jenis ini adalah touchscreen yang layarnya dilapisi oleh sebuah lapisan tipis berwarna metalik yang bersifat konduktif dan resistif terhadap sinyal-sinyal listrik. Maksud dari lapisan yang bersifat konduktif adalah lapisan yang bersifat mudah menghantarkan sinyal listrik, sedangkan lapisan resistif adalah lapisan yang menahan arus listrik. Kedua lapisan ini dipisahkan oleh sebuah bintik-bintik transparan pemisah, jadi lapisan ini pasti terpisah satu sama lain dalam keadaan normal. Pada lapisan konduktif tersebut juga mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi.

Ketika terjadi sentuhan kedua lapisan ini akan dipaksa untuk saling berkontak langsung secara fi sik. Karena adanya kontak antara lapisan konduktif dan resistif maka akan terjadi gangguan pada arus listrik referensi tersebut. Efek dari gangguan ini pada lapisan konduktif adalah akan terjadi perubahan arus-arus listriknya sebagai reaksi dari sebuah kejadian sentuhan. Perubahan nilai arus referensi ini kemudian dilaporkan ke controllernya untuk di proses lebih lanjut lagi.

Informasi sentuhan tadi diolah secara matematis oleh controller sehingga menghasilkan sebuah koordinat dan posisi yang akurat dari sentuhan tersebut. Kemudian informasi ini diintegrasikan dengan program lain sehingga menjadi aplikasi yang mudah digunakan.

Touchscreen monitor yang dirancang dengan menggunakan media jenis ini secara umum cukup nyaman digunakan, namun ada juga kekurangan dari teknologi ini. Layar yang dihasilkan oleh teknologi ini hanya memiliki tingkat kejernihan gambar sebesar 75% saja, sehingga monitor akan tampak kurang jernih.

Kelemahan yang lainnya monitor dengan teknologi touchscreen ini sangat rentan dan lemah terhadap sentuhan benda-benda yang agak tajam, sehingga penggunanya harus diekstra hati-hati. Teknologi ini tidak akan terpengaruh oleh elemen-elemen lain di luar seperti misalnya debu atau air, namun touchscreen ini akan merespon semua sentuhan yang mengenainya, baik itu menggunakan jari tangan langsung maupun menggunakan benda lain seperti stylus. Sangat cocok digunakan untuk keperluan di dalam dunia industri seperti di pabrik, laboratorium, dan banyak lagi.

Surface Wave Touchscreen
Teknologi touchscreen yang satu ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi kejadian di permukaan layarnya. Di dalam monitor touchscreen ini terdapat dua tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonik. Selain itu dilengkapi juga dengan sebuah reflektor yang berfungsi sebagai pencegah agar gelombang ultrasonic tetap berada pada area layar monitor. Kedua tranduser ini dipasang dalam keempat sisi, dua vertikal dan dua horizontal. Ketika panel touchscreen-nya tersentuh, ada bagian dari gelombang tersebut yang diserap oleh sentuhan tersebut, misalnya terhalang oleh tangan, stylus, tuts, dan banyak lagi. Sentuhan tadi telah membuat perubahan dalam bentuk gelombang yang dipancarkan.

Perubahan gelombang ultrasonik yang terjadi kemudian diterima oleh receiver dan diterjemahkan ke dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Selanjutnya informasi sentuhan tadi berubah menjadi sebentuk data yang akan di teruskan ke controller untuk diproses lebih lanjut.
sumber : http://www.pcmedia.co.id

MENGEMBANGKAN CARA BERPIKIR POSITIF

Kita semakin menyadari sekarang jika berpikir positif dan berhenti mengkhawatirkan segala sesuatu adalah sesuatu yang penting kita lakukan dalam meraih suatu kerberhasilan, baik untuk menjadi pemimpin atau saat kita memimpin. Oleh karena itu, latihlah diri Anda untuk terus berpikir positif.

Berikut ini ada beberapa tips untuk mengembangkan cara berpikir positif.

1. Selalu gunakan kata-kata yang positif saat Anda berpikir dan berbicara. Gunakan kata-kata seperti "Tuhan pasti memampukanku", "Dengan pertolongan Tuhan, aku pasti bisa melakukannya", dll..

2. Biarkan pikiran Anda dipenuhi dengan kebahagiaan, kekuatan, dan keberhasilan. Apa pun situasi yang Anda hadapi, carilah dan isilah pikiran Anda dengan sisi positif dari situasi tersebut. Dalam segala sesuatu, sisi positif dan negatif selalu ada. Seburuk apa pun situasi yang Anda alami, pasti ada sisi positif yang terkandung dalam situasi itu. Mungkin sulit untuk melihat sisi positif dari apa yang Anda alami, tapi cobalah lihat lebih dalam, sisi positif itu pasti ada.

3. Cobalah untuk menghilangkan dan mengabaikan pikiran yang negatif. Gantikan pikiran yang negatif dengan pikiran-pikiran yang membangun. Ganti pikiran: "saya tidak bisa melakukan hal ini" dengan "saya bisa melakukan hal ini dengan lebih baik setiap saat saya memohon penyertaan Tuhan dan mencoba melakukannya".

4. Sebelum melakukan sesuatu, jangan bayangkan sebuah kegagalan, tapi bayangkanlah keberhasilan yang Anda akan dapat setelah melakukan sesuatu hal tersebut. Jika Anda membayangkannya dengan sungguh-sungguh dan penuh iman, Anda akan terheran-heran dengan apa yang terjadi nantinya.

5. Cobalah untuk tidak memikirkan sesuatu secara berlebihan. Sering kali kita terjebak untuk terlalu banyak berpikir dan menghabiskan banyak waktu untuk menimbang-nimbang atau memikirkan apa yang orang lain mungkin pikirkan tentang diri kita. Hal itu akan membuat Anda tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik Anda.

6. Penuhi pikiran Anda dengan talenta-talenta anugerah Tuhan yang Anda miliki. Jangan biarkan pikiran Anda dipenuhi dengan kelemahan-kelemahan yang mungkin Anda miliki. Dengan memikirkan setiap talenta yang Anda miliki, nantinya Anda akan semakin mengenali kemampuan Anda yang membedakan Anda dari orang lain. Jadikan cara berpikir yang demikian itu sebagai topi Anda. Jangan pakai "topi pikiran negatif".

7. Bergaullah dengan orang-orang yang berpikir positif. Pikiran yang positif itu seperti penyakit menular. Jika Anda berada di dekat orang-orang yang pikirannya dipenuhi kebahagiaan dan keoptimisan, Anda akan secara otomatis dipengaruhi oleh cara berpikir mereka yang positif.

8. Bacalah buku-buku yang membangkitkan inspirasi -- setidaknya satu halaman setiap harinya. Buku-buku inspiratif seperti itu akan membantu Anda untuk dapat berpikir positif.

9. Biasakan untuk selalu duduk dan berjalan dengan punggung tegak. Kebiasaan seperti itu akan membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kekuatan yang ada dalam diri Anda.

10. Berjalan, berenang, atau berolahragalah. Hal-hal tersebut akan membantu Anda untuk mengembangkan pikiran dan sikap yang lebih positif.


Putuskan untuk berpikir positif mulai sekarang dan tinggalkan pikiran-pikiran yang negatif. Tidak ada kata terlambat untuk mulai berpikir positif dan Anda akan segera mengalami hal-hal yang lebih baik daripada sebelumnya.

sumber : http://lead.sabda.org/mengembangkan_cara_berpikir_positif